begitu juga dalam film "serdadu Kumbang"
bisa dibilang, film ini menjadi sebuah potret pendidikan di Indonesia.
sebuah perjuangan untuk mengenal dan meraih apa itu yang dinamakan CITA-CITA
seorang anak yang berbibir sumbing (amek), yang tidak mengerti apa cita-citanya. Dari sekian banyak teman dikelas, hanya dia yang tidak mampu menjawab apa CITA-CITA dia.
tapi uniknya adalah, sang kakak ( minul ) yang mengetahui apa cita-cita anak itu dari kebiasaan dia berlatih menjadi seorang reporter dibalik jendela bambunya :)
cukup menarik
dibalik sebuah keterbatasan, anak sumbing itu mampu mengenal dunia. . .
ya, apalagi kalau tidak dari TV. . .
setiap hari, tetangga anak itu selalu berkata " apa kabar negri kita hari ini? "
kemudian anak itu bercerita tentang berita apa yang dia dapat dari TV. . .
tidak hanya sebatas makna CITA-CITA
tapi film itu juga memberikan makna sebuah KETULUSAN
makna itu diceritakan dengan seorang kakak ( Minul ) yang menyayangi adiknya yang berbibir sumbing ( Amek ). . .
kakak yang rela membuka uang tabungannya demi menebus kuda milik adiknya
karena dia tau, adiknya sangat menyayangi kudanya. . .
sesuatu yang simple sebenarnya, tapi mengandung sebuah makna yang dalam di sebuah keluarga. . .
ada sebuah pohon yang tak berdaun, dan di pohon itulah anak-anak sering menggantungkan botol yang didalamnya berisi kertas bertuliskan cita-cita mereka.. .
ada rasa penasaran ketika sang kakak melemparkan botol itu ke pohon. . .
apa yang dia tuliskan di dalam botol itu ?
dan semua itu terjawabjawabannya adalah. . .
AMEK
Cita-Cita
Presenter Berita
tidak ada batasan dalam meraih cita-cita. . .
raihlah cita-citamu setinggi mungkin
jadikan keterbatasan menjadi sebuah tantangan
Hey, cara naro kupu-kupu gimana sih kok lucu <3
BalasHapus